Menyelam di titik Ubur-Ubur berada, Pahawang

Pahawang dikenal dengan keindahan bawah lautnya terlebih mereka memiliki sarang Ikan Nemo. Tanggal 26-27 Juni 2021 lalu, aku dan temanku membawa trip Backpacker Jakarta ke Pulau Pahawang. Ini kali ke-dua aku membawa trip ke tempat ini.

Dimulai dari Sekretariat BPJ kemudian melakukan perjalanan Darat-Laut dengan tujuan akhir ke Dermaga Ketapang, Lampung. Pagi itu kami sarapan, menyiapkan beberapa perlengkapan selam hingga kapal untuk menjelajahi beberapa kawasan di Pahawang dengan warga lokal sekitar Dermaga Ketapang.

Dari Dermaga Ketapang, kami menuju Spot Snorkeling Taman Nemo. Selama perjalanan, aku sedikit flashback selain nemo pada tripku sebelumnya di kawasan snorkeling itu aku sempat melihat ubur-uburnya, aku hanya melihat satu ekor ubur-ubur besar berenang di dekat kapal kami. Pikirku dia menggemaskan hehe. Mau lihat lagi.

Sesampainya di spot snorkeling, sepertinya perkataanku seperti dikabulkan, aku sedikit terkejut karena bukan ikan-ikan saja yang kami temui, tapi juga banyaknya ubur-ubur yang baru lahir mungkin bisa terhitung ratusan atau ribuan jumlahnya. Ubur-ubur yang kutemui sepertinya baru lahir, bahkan banyak telurnya. Mereka berenang-renang berdekatan dan bergerombol. Aku bertemu dengan keluarganya Ubur-ubur.

Salps

Awalnya, aku kira ini telur ubur ubur, bentuknya unik seperti rangkaian telur ubur-ubur. Dan ternyata banyak orang yang mengira ini telur ubur-ubur juga. Tetapi setelah aku telaah lebih jauh lagi, ini namanya Salps. Bentuknya seperti jelly dan memberi sengatan juga ke kulit kita meskipun tidak terlalu berbahaya.

Sea Walnut

Sea Walnut

Pertama kali kita lihat ini, pasti menebak-nebak kalau ini adalah si bayi ubur-ubur. Menurutku bentuknya mirip sekali seperti belimbing, Jellyfish jenis ini yang paling banyak kutemui dan paling banyak menyengat kami, dari yang hanya nyebur karena banana boat sampai menyelam untuk sekedar mengambil foto dengan Nemo.

Setelah kuperhatikan, keberadaan biota laut tidaklah tetap. Setelah kami tidak kuat dengan banyaknya sengatan ubur-ubur ini, kami menuju ke spot snorkeling selanjutnya yang tidak jauh dari tempat ini. Jumlah Jellyfish yang kami temui tidak sebanyak tadi. Malam harinya, Area ini diguyur hujan, Laut Pahawang berada pada kondisi pasang. Paginya kami sempat ke lokasi yang sama lagi karena salah satu dari teman kami ada yang barangnya tertinggal dan merasa perlu diambil. Setelah kuperhatikan, bukan lagi Sea Walnut dan serangkaian Salp yang kutemui. Tapi justru Jellyfish yang sering kita temui di serial Spongebob. Tapi kami tidak menyelam, jadi tak ada sengatan untuk jellyfish jenis ini. hehe

Bermacam-macam efek sengatan yang kami dapat. Beda orang, beda juga reaksinya. Aku tersengat jenis Sea Walnut di bagian tangan saja karena pakaianku cukup tebal, sengatannya sampai menimbulkan beberapa bentol dan titik-titik luka, perih. Temanku ada yang sampai bentol kemerahan hingga sedikit demam pasca disengat. Penanganan kami hanya diolesi minyak kayu putih dan antiseptic untuk yang luka, syukurnya efeknya tidak bertahan lama. Jika kamu mengalami hal yang sama lakukan pertolongan pertama secepatnya ya, tapi jika efeknya sangat besar dan lama, jauh lebih baik jika ditangani oleh dokter ya!

Benar-benar alam mengajarkan aku banyak hal.

 

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

34 Comments

  1. Wowww pada berani ya main bareng jellyfish bersengat…tp memang gemesshh sihh ya kegnya pengen unyel2 jellyfishh…worth it lah ya sengatan ama keseruannya…hehehe…

  2. Meskipun gw belom pernah diving alias cuma nyoba snorkeling, main2 di laut sambil liat isinya emang seru banget..
    Kyk unboxing “dunia lainnya” yg gelap & misterius..
    Kadang nemuin hewan2 yg unik banget…
    Salut sm org yg berani ambil resiko & atur manajemen resiko supaya bs nikmatin keindahan di dalem laut & puasin rasa penasarannya sm wawasan..
    Mnurut gw pribadi, main di laut bs jd salah satu cara buat praktik atw ngetes apa batin ini udah punya tingkat ketenangan yg cukup atw ga krn kl batin ga cukup tenang, main di air bs bahaya 🙂
    Btw, nice post!

  3. Jadi mengingatkan pada spongebob dan patrick yang sedang menangkap ubur-ubur..hehehe

    Aku baru tahu tenyata ubur-ubur banyak jenisnya. Aku kira seperti yang biasa dilihat. Ubur-ubur memang terlihat lucu dan menggemaskan. Bawaannya pengen dipegang. Tapi tnyata bisa menyengat..hiiks

    Cerita yang bagus ta 😀

    1. Waaah dari cerita yang ditulis kayaknya disengat ubur2 jadi hal yang biasa ya. Saya belum pernah sampai diving gitu sih. Baru pernah snorkling aja di kepulauan Seribu. Itu pun juga saya gak nemu ubur2 di sana hehehe

  4. Perjalanan yang sangat menarik Mba Okta, sayangnya sekarang lagi PPKM jadi trip BPJ pada Di Cancel, Semoga Pandemi segera berakhir

  5. wah harus bisa diving nih yaa biar bisa liat biota laut sampai dalem lautnya, btw ga dapet foto ikan nemonya kak? salah satu yang dinanti hahhaha.
    Btw, emang sengaja ke perairan pahawang buat lihat ubur-ubur ya? meskipun disengat2 gitu? ngeri kenapa-kenapa 😐

  6. Menarik pengalamannya soal ubur2. Tapi dengan cerita ini jadi rada takut buat berenang di Pahawang ya jadinya. Ubur2 itu setau saya adalah indikator alam yang bisa kita baca juga, mengindikasikan ketidakseimbangan alam kalau terlalu banyak. Mirip seperti bulu babi, kalau terlalu banyak, ada yang aneh

  7. Jadi cuci mata nih, udah lama ga pernah ke laut. Kak okta berani banget itu pegangnya, aku rasanya parno takut menyakiti dan tersakiti. Tapi penasaran juga hihihi.
    Karena di tiap orang reaksinya beda2, penting penanganan pertama ya biar ga tambah parah.

  8. Bentuknya lucu, tapi hobinya menyengat ya. Syukurlah kalo sengatannya nggak menimbulkan efek yang parah. Tipsnya boleh juga kalo kena ubur-ubur dikasih kayu putih dan antiseptik. Semoga inget bawa dua benda ini kalo lagi mau snorkeling yang entah kapan hehehe

  9. Ups…Jadi kangen banget main ke perairan pahawang. Spot under waternya keren. Kecuali di Togean, saya selama ini ‘belum yakin’ deket2 dg ubur2. Kak Okta keren lha… menyelam bersama beberapa jenis ubur2 selama trip pahawang. Alhamdulillah walau ada yang tersengat namun cepat ditangani.

  10. Desember lalu kita trip bareng ke Pahawang jg gak ya mba, bareng bpj. Saya tersengat ubur-ubur pas berenang. Sumpah, sakit banget dan langsung nggak berenang lagi. Hehe

  11. waw.. dulu ke Pahawang kayanya jarang denger temen disengat ubur-ubur. Kalo begini kok jadi was-was yah mau nyemplung, apalagi tim teh celup klo snorkling, bisa terus2an jadi kang jaga tas nih klo begini. hehehehe

  12. Pulau Pahawang memang terkenal dengan ubur-uburnya ya kak..dan bisa menyelam bersama ubur-ubur pastilah dapat menjadi sebuah pengalaman yang begitu indah juga berharga, meski tetap harus berhati-hati juga dengan sengatannya hehe..tapi seru banget sih kalau bisa sampai ketemu keluarganya ubur-ubur seperti itu..dapet kesempatan liat ubur-ubur yang baru lahir juga, wah beruntungnya…
    ‘sarang’ ikan nemo di Pulau Pahawang menurutku juga adalah sebuah hal yang sangat menarik.
    Kembali lagi ke ubur-ubur, seru sekali kak cerita juga kisahnya, jadi tahu tentang jenis ubur-ubur juga, jadi pengen ketemu ubur-ubur juga..eh hehe…
    Dan benar juga setuju sekali, bahwa alam bisa memberikan kita begitu banyak pelajaran hidup.
    Keep exploring kak!!

  13. jadi manusia ubur ubur hahahahhaha, waahh superhero variant baru hahahaha
    ditengah pandemik begini, baca tulisan begini bikin segeeerrrrr, ngeliat laut, biota baru….berasa ikuutan jalan jalan

    kalau mau berenang sama ubur ubur yang ngga bersengat bisa di maratua beb, indah dan aman, cuma jaoohhh masuk ke pedalaman

  14. Omongan adalah doa, liat satu pengen banyak dan tadaaaa terkabul beneran buanyaaak wkwkwk

    Btw aku baru tau yg panjang² kaya telor kodok itu jenis ubur2 juga. Aku kitaaa itu kaya ulet laut wkwkwk

  15. Kak, mupeng sama Pahawang aku..sama jellyfishnya, memang mesti segera ditangani, kalau parah sama dokter lebih baik ya
    Aku ke Lampung akhir 2019 sama keluarga tapi ga ada jadwal ke sini, penginnya tahun lalu ke Pahawang eh belum jadi.
    Ya ampun asyik banget diving di sini, seneng baca ceritanya

  16. Baca tulisan kakak dan lihat ubur-ubur berenang jadi kangen Rujak Shanghai nieh kak.
    Ya ampyuuunnn lucu banget itu Salps nya. Kayak mie dan jelly.
    Ups, makanan semua yang diinget. Hahaha

  17. Udah lama banget nggak main ke laut. Dari tahun lalu pengin ke pantai tapi selalu terkendala covid yang nggak kunjung pergi. Maklum punya anak kecil tuh mau keluar suka mikir ratusan kali.

    Aku baru tau nih ada jellyfish yang bentuknya kayak belimbing tadi, pas pertama liat kirain bunga. Hehe

  18. Aku renang bareng ubur2 gak beracun dan menyengat waktu liburan ke Misool, Raja Ampat.
    Tapi tetep aja parno dan was2 karena waktu di Lombok pernah disengat ubur2 pas lagi asik snorkeling hahaha.
    Ah, pulau Pahawang ini rekomen sekali ya.
    Jadi pengen kesana kalo ada rejeki dan udah aman dari Corona.