Posted on Leave a comment

Membuat Mural Mudah untuk Ruangan Kecil

Untuk mural di sekretariat komunitas, ruang kecil kantor ataupun dinding kamar yang terhitung ukurannya sangat kecil sayang sekali rasanya jika memanggil jasa pembuat mural, melihat biaya yang ditanggung akan sangat besar. Nah kamu ingin mencoba membuat mural di dinding kamar sendiri, jika masih bisa kita buat sendiri, tak ada salahnya jika kita coba. Berikut ini cara memulainya.

Tidak bisa menggambar tapi Ingin Membuat Mural di Dinding Kamar. Ikuti dua Teknik menjplak ini untuk membuat ruangan kecil kamu lebih berwarna

Mural adalah seni menggambar di dinding yang kini sedang nge-trend dan sering kita temui di jalan, caffe, restoran, kantor, taman kanak kanak, dan masih banyak lagi. Karena saking hype nya, kini mural tidak hanya di tempat tempat umum dan tembok luas yang besar, kini sudah banyak dibuat di ruangan ruangan kecil seperti ruangan sekretariat komunitas, ataupun kamar pribadi. Sudah banyak pula yang menyediakan jasa professional pembuatan mural, biasanya mereka akan membuatnya dalam bentuk sketsa, ataupun digital hingga sesempurna itu bisa sesuai dengan kemauan si klien.

Siapkan Perlengkapan Mural

Bahan pokok mural terdiri dari cat tembok dengan warna yang sesuai dan komposisi yang pas, kemudian kuas, lalu pensil untuk menjiplak. Selain penggunaan cat, sebenarnya kita bisa menggunakan pilok yang biasa digunakan untuk pembuatan graffiti. Jika warna yang ingin dihasilkan banyak, gunakan perpaduan warna dengan mencampur warna agar menghasilkan warna yang bervariasi untuk Mural di Dinding Kamar kamu.

Pembuatan Konsep

Proses pembuatan paling krusial adalah pembuatan konsep visualnya. Kita bisa mencocokkan warna ataupun gambar dengan lingkungan kamar kita, seperti apa karekter orang yang menempati ruangan tersebut, hingga susana tema.

Cari sebanyak banyaknya referensi seperti di pinterest, instagram, imural, atau platform referensi mural lainnya.

Mural Menggunakan Proyektor

Proyektor yang sering digunakan untuk presentasi juga bisa digunakan untuk membuat bayangan gambar membuat mural agar ukuran dan komposisinya bisa pas di tembok. Biasanya, penggunaan proyektor ini sebelumnya harus menyediakan gambar berupa digital. Bisa kita download dari gambar yang sudah ada di internet, ataupun dari desain yang sudah kita buat sendiri. Setelah semuanya sudah siap, mulailah dengan membuat sketsa terlebih dahulu di tembok untuk menghindari kesalahan dan masih bisa dibersihkan. Penggunaan proyektor dalam menjiplak ini hanya digunakan saat pembuatan sketsa saja ya, karena jika digunakan saat pewarnaan juga, dikhawatirkan warna yang dihasilkan berbeda karena mendapatkan pantulan warna dari proyektor. Setelah sketsa sudah jadi, matikan proyektor lalu tiban sketsa tersebut dengan cat yang sudah disiapkan.

Mural proyector

penggunaan proyector untuk mural (sumber: http://1000detalles1000ideas.com)

Mural dengan Teknik Stencil

Mural dengan teknik stencil atau tracing ini lebih sering digunakan untuk pewarnaan dengan spray atau pilok. Cara ini menjadi cara paling mudah namun sedikit ribet dibandingkan dengan menjplak dari proyektor. Pertama kali yang harus dilakukan adalah membuat desain di computer, kamudian dicetak ke kertas sesuai ukuran, jika adanya hanya printer dengan ukuran maksimal A4, pecah dulu gambar tersebut di adobe illustrator, lalu dipecah dengan menggunakan tools artboard. Selain dalam bentuk digital, kita bisa langsung membuat gambar di karton saja secara manual. Gunakan gambar gambar yang bersifat blok agar mudah dalam proses pemotongannya. Setelah proses pembuatan pola mural ini selesai, selanjutnya lubangi pola pola tersebut dengan cutter, gambar yang dibuat bersifat gambar negatif, supaya proses menjiplaknya tidak perlu membuat sketsa lagi di tembok.

Setelah pembuatan pola selesai, tempel kertas tersebut dengan solasi yang tidak mudah membuat tembok rusak. Cat bagian bagian yang sudah dibuat polanya, setelah cat kering, barulah kertas pola tadi dilepas dari tembok. Pelepasan pola dari tembok harus menunggu cat kering terlebih dahulu, karena jika masih basah, cat bisa saja beleber dan berantakan saat kertas ditarik.

Mural mudah

Teknik Stencil Mural (Sumber : Sumber : http://www.hometalk.com)

Selain menggunakan dua teknik tadi, kita bebas bebas dengan imajinasi kita, baiknya digambar sketsanya terlebih dahulu di kertas, kemudian tiru gambar tersebut ke dinding yang akan di mural, ohiya pastikan tutup bagian lantai dengan kertas untuk menghindari tercecernya tetesan cat ke lantai dan lebih mudah dibersihkan.
Kalau sudah terbayang seperti apa proses pembuatannya, sekarang waktunya eksekusi!

Mural mudah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *