5 Pesan Kehidupan yang Disampaikan Series Hospital Playlist

Drama Korea Hospital Playlist yang sempat tayang season pertamanya di tahun 2020 lalu, di tahun ini kembali tayang dengan season 2 nya mulai bulan Mei. Series yang berhasil meraih rating tertinggi dalam sejarah tvN drama untuk penayangan episode pertama ini menceritakan kisah persahabatan 5 dokter yang terjalin sejak mereka kuliah kedokteran 20 tahun yang lalu. Mereka adalah Lee Ik Joon, Ahn Jung Won, Kim Joon Wan, Yang Seok Hyung, dan Chae Song Hwa. Selama perjalanan ceritanya, tak heran jika drama korea ini banyak menarik perhatian para penggemar drama korea, terlebih series ini memiliki sarat sekali akan pesan moral hingga komedi yang keluar dari kelakuan menggemaskan para dokter ini.

 

1. Apa yang Kita Katakan itu Penting, karena Bisa Berdampak Besar

Seorang ibu yang menghantarkan anaknya ke Rumah Sakit karena kecelakan, dan nyaris meninggal. Dokter Jang Gyeo- Wool memberi tahu ibu itu bahwa putranya akan memiliki peluang lebih baik untuk bertahan hidup jika dia melakukan CPR. Tetapi Dokter Ahn Jung Won yang melihatnya menegur Jang Gyeo- Wool untuk tidak menyalahkan ibu tadi.

Instagram.com/hospitalplaylist_official

 

Dia mengingatkannya bahwa “dokter harus bertanggung jawab atas kata-kata mereka, ibu tadi bisa merasa trauma sangat besar hingga menyalahkan dirinya terus-terusan jika merasa penyebab kematian anaknya adalah dirinya”.

Kita mungkin bukan dokter, tetapi apa yang kita katakan kepada orang-orang dan bagaimana cara kita mengungkapkannya kepada mereka akan menentukan dampaknya.

2. Kegagalan saat Menjalani Hal yang Baru

Dokter Koas Yun-bok dan Hong-do pada season 2 episode 6 mengalami ketidaksiapan dan sangat stres karena kesalahan yang dibuatnya.

Ketika Yun-bok bertugas memeriksa tabung pasien, dia melakukan kesalahan pada selangnya karena memasukkan 2 selangnya sekaligus ke pasien, dan Dr. Gyeo-ul meminta maaf atas ketidaknyamanannya. Pasien malah meminta Dr. Gyeo-ul untuk tidak memarahi Yun-bok.

Di ruang operasi kelahiran, Dr. Yang Seok-hyeong mengatakan “keluar”, yang dimaksud adalah sudah waktunya tangan Hong-do yang sedang menahan bedah untuk keluar sementara dari perut bedah, namun Hong-do  bereaksi terlalu dini untuk melepas beberapa peralatan, kemudian keluar ruang operasi hingga membuat Dr. Yang Seok-hyeong terkejut. Ini memberikan momen komedi ketika Hong-do terlihat begitu yakin pada dirinya sendiri ketika dia melakukan apa yang dia pikir harus dia lakukan.

Melakukan kesalahan saat belajar itu tak apa, apalagi jika kita baru memulainya. Bahkan Dr. Lee Ik Jun dan Chae Song Hwa yang dikenal cerdas dan terlihat sempurna pun, diceritakan juga melakukan kesalahan saat mereka masih pemula.

 

3. Kenyataan Pahit yang Harus Kita Terima

 

Meski menjadi tontonan yang lucu dan menghibur, Hospital Playlist tidak segan-segan menggambarkan kematian.

Tidak setiap kisah pasien adalah kisah yang sukses. Dr. Ik Jun memiliki pasien yang pulih dan dengan senang hati dipulangkan tepat pada waktunya untuk merayakan Hari Anak bersama putranya. Keesokan harinya, pasien itu kembali ke Rumah Sakit Yulje sebagai korban kecelakaan lalu lintas dan menjadi donor organ mati otak.

Kematian tidak benar-benar muncul di radar kita sampai kita merasa mendekati tahun-tahun terakhir kita. Namun, suatu saat seseorang bisa ada, dan saat berikutnya mereka pergi. Itu bukan sesuatu yang menyenangkan untuk dipikirkan, tetapi kematian adalah sesuatu yang harus kita terima.

 

4. Keluarga adalah Apa yang Kita Buat

Aku yakin kita semua bercita-cita untuk memiliki ‘99ers’ level of squad goals. Meski mereka tidak punya hubungan darah, tetapi ikatan mereka sekuat hubungan keluarga yang sebenarnya.

Bersama-sama, mereka terlibat dalam segala macam kejenakaan konyol, bertengkar seperti saudara kandung yang sebenarnya dan membentuk sistem pendukung terbesar satu sama lain meskipun usia mereka sudah menginjak tahun tahun emas di kepala empat.

Orang-orang terdekat kita tidak harus memiliki hubungan darah. Alih-alih, temukan support system di mana kita bisa menjadi diri sendiri tanpa malu-malu dan mereka yang akan melihat kita saat suka dan duka.

 

5. Menghargai Dokter Meskipun Dokter Residen

Seorang Ibu Pasien bernama Yoo Gyeong Jin menanyakan keberadaan dokter bedah yang akan menangani anaknya pada Dokter Song Hwa. Ia menolak dengan sombongnya untuk dilayani oleh dokter Residen.  Song Hwa dengan santai menjawab bahwa dirinya adalah dokter bedah yang akan menangani anaknya.

Atas kesalahpahaman itu ibu Yoo Gyeong Jin merasa malu dan meminta maaf pada Chae Song Hwa.
Sebab, ia berpikir bahwa Chae Song Hwa adalah dokter senior yang sudah tua. Di situ, Chae Song Hwa pun menjelaskan bahwa dokter residen pun bukan orang sembarangan, mereka juga belajar untuk menangani seorang pasien.

Wajar jika kita menebak seseorang dari fisiknya, mengira-ngira berapa usianya dan seperti apa tingkatannya. Namun selama kita menilai hal itu, buang jauh-jauh prasangka dan pikiran kita untuk merendahkan seseorang, karena bentuk fisik tidak benar-benar mencerminkan kemampuan seseorang.

 

 

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

27 Comments

  1. Tertarik sama poin tentang “kegagalan saat menjalani hal yang baru”..
    Gw pernah baca kisah yg “hampir serupa” di buku autobiografi dokter bedah di amerika yaitu atul gawande yg judulnya drama di ujung pisau bedah ..
    Menurut apa yg gw tangkep setelah baca buku itu, banyak kasus di dunia kedokteran yg unik, yg kdg belom pernah dijelasin di bangku kuliah yg menuntut mereka spy kreatif cari pemecahan masalah..
    Keadaan kdg jd serba salah, saat dokter dipaksa mencoba “cara baru” dg waktu yg tersisa ala kadarnya, kemungkinan kegagalan selalu ada..
    Dan hal ini yg kdg ditafsirkan sm org nonkedokteran sbg malapraktik..
    Buat gw pribadi, nonton atau baca hal2 yg diluar dunia kerja gw, bikin gw selalu dpt surprise baru..
    Thanks infonya!

  2. Pastinya kalo drakor bertema kedokteran gini para pemainnya bener2 belajar tentang anatomi, farmasi, ilmu bedah, dll. Nggak seperti sinetron negeri wakanda yg naroh selang oksigen aja kebalik. Wkwwkk

    Salut sama totalitas para aktor dan aktrisnya.

  3. Drakor yang nggak nemu orang jahatnya tapi tetep seru ditonton. Nggak sabar nonton seasion 2 tapi aku mah tim nonton kalau udah tamat biar nggak digantung karena penasaran haha

    Tapi drama ini tuh memang bikin iri sih, terutama persahabat mereka

  4. Aku aku akuuuu salah satu yang ga melewatkan drama ini dari season 1 sampe yang sekarang lagi on going. Hospital playlist ini emang the best banget sih. Sekalinya lucu, lucuuuuu banget. Sekalinya sedih, ya ampun aku sampe sesegukan. Pesan moralnya memang banyak banget sih kak di drama ini. Paket lengkap. Love

  5. Pesan-pesan kehidupan dari serial Hospital Playlist terasa normatif ya kak. Namun cara tersampaikannya ke penonton yang menjadikannya menarik. Humanism view nya keren euy. Hem, jadilah setelah baca tulisan kakak, saya cari tahu siapa penulis scenario nya. Oh ternyata scenario nya karya penulis mumpuni korsel :Lee Woo Jung. Di beberapa artikel yang saya baca, dia juga sukses menulis scenario serial hitz lainnya. Sepertinya saya mulai tergoda nih menonton serial ini. Thanks review nya kak okta

  6. Aku ga nonton drakor ini ta. Meskipun banyak info berseliweran tentang drakor ini. Tapi aku pernah nonton beberapa drakor kok.

    Yang aku suka dari drakor itu alur ceritanya. Kadang ending-nya tidak tertebak. Selain itu, tokohnya juga totalitas dalam mendalami peran.

    Makasih ta untuk tulisan menariknya 😀

  7. aku belum nonton drakor ini sama sekali termasuk yang pertama huhu. bagus banget g sih, kaya belum terhipnotis buat nonton hahhahha, tapi yaaa yang paling aku suka dari pesannya adalah soal komunikasi sih! ini ga bisa dibantah, komunikasi itu super penting di setiap ruang-ruang aktivitas kita sama siapa pun.

  8. Dulu sempet nonton yang session 1 nya…cuma tahan betah beberapa eps…eh skrg session 2 nya tiap eps nonton…hahaha…walau ngambil settingan RS, gak seperti kebanyakan drakor lainny yg biasanya lebih fokus cerita kemampuan dokternya kalau HP ini alurnya lebih banyak cerita interaksi kehidupan dokter dgn sekitarnyanya….jd lebih liat sosok ‘manusiawi’ seorang dokter…cukup menghibur dan bikin jadi lebih tahu banyak kehidupan seorang dokter.

  9. Yang paling menarik yang pertama… miskom bisa terjadi di mana2 yah.. termasuk ruang operasi. Tapi bahaya juga ya miskom di ruang operasi

  10. Enggak cuma menghibur tapi series Hospital Playlist membawa banyak pesan disampaikan ya…Setuju banget di bagian Apa yang kita katakan penting dan bisa berdampak besar.
    Seorang ibu bisa merasa trauma sangat besar hingga menyalahkan dirinya terus-terusan jika merasa penyebab kematian anaknya adalah dirinya. Seperti saat bayi pertamaku lahir cacat sehingga meninggal, ada terucap oleh beberapa orang kalau itu karena aku salah minum obat, salah ucap, tindakan dan lainnya. Itu sungguh jadi trauma.

  11. Hospital playsit masuk bucket listku. Coba cari waktu luang buat nontonya. Sering trending topic di twitter nih. Bareng sama replay 1988. Keren.

  12. Aduuuuh… ku lagi puasa netflix banget nih, n lagi gemes ama ini karena sering banget direkomendasiin. Jadi dari pada spoiler, ku skip baca yah kak. Biar tetep penasaran pas nanti nontonnya. hahahaha

  13. Aku baru nonton Hospital Playlist di tahun ini karena kelamaan PPKM, ternyata seruuu! Dan, suka karena relate dengan realita juga, enggak melulu pasien selalu sembuh.

    Btw, episode yang dokter pemula melakukan kesalahan memang the best episode sih menurutku. Kocak adegannya. Ingat waktu mereka bilang, “Ya enggak apa-apa kalau salah pas baru belajar. Nangis juga enggak apa-apa. Kan, kita bukan AI. Haha.”

  14. Belum nonton drakor ini meskipun banyak temen-temen ngomongin. Dari tulisan ini, kayaknya serial ini menyenangkan ya. Banyak pelajaran yang bisa diambil. Mungkin, kalo nanti ada waktu senggang akan coba ditonton.

  15. Gue nggak nonton drakor tapi gue nonton series dokter sih. Yg gue tonton saat ini the good doctor. Mungkin bisa jadi referensi kalo mau pindah haluan wkwkwk

  16. Dramanya bagus banget emang, banyak pesan moral. Cuma di S2 akuh berenti sejenak di eps 6 soalnya ngerasa agak boring eps sebelumnya 🙁

    mungkin karena aku menaruh ekspektasi tinggi kali yaa sama drama ini haha.

    Tapi salut sama Sutradara dan Penulis Skenarionya, keren banget kalau bikin series. Sejauh ini terbaik karya mereka; Prison Playbook, Reply 88 & Hospital Playlist S1. IMHO 😁

  17. Sepertinya seru dan menarik ya ulasan drama Koreanya. Memang jika tema atau cerita yang diangkat adalah seputar tentang dunia kedokteran atau kesehatan, maka akan banyak sekali pelajaran kehidupan yang dapat kita pelajari juga cermati. Dan sepertinya drama Korea yang kakak ulas ini mengandung hal tersebut. Jadi penasaran haha😀😊

  18. Astagahhh aku nonton drakor ini dan langsung jatuh cinta. Btw aku belum nonton sampai selesai karena ternyata yang season II belum kelar wkwk.

    Sebagai penganut sekte tidak menonton drakor on going, aku akan sabar haha

  19. Fans berat hospital playlist. Uwu banget dramanya. Banyak pesan moralnya. Terus liat dokter2 yang bertumbuh. Dari yang kurang komunikasinya sampai jadi pinter kayak dokter jang gyeoul. Dan banyak dokter2 lain juga banyak ceritanya. Walaupun ada episode di season 2 ini yang rada boring.

  20. waaahhh aku jadi makin pengen nonton HP hihi
    dari kemaren udah pengen nonton tapi tetiba weekend kemaren males banget nonton drama series. pengennya yang cepet kelar haha 😆